Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

1

Microsoft Word 2003

I. Mengenal Microsoft Word

Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program

ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel,

dan sebagainya. Selain menulis dokumen, MS Word juga dapat digunakan untuk

bekerja dengan tabel, menulis teks dengan kreasi, menyisipkan gambar, maupun

yang lainnya.

Secara default, tampilan area kerja program MS Word terdiri atas Title Bar,

Menu Bar, Tool Bar, Ruler, dan Task Pane. Tampilan area kerja dapat dilihat

pada Gambar 1.

Gambar 1. Tampilan area kerja MS Word

Title bar berisi nama file yang sedang dikerjakan, serta tombol menampilkan,

atau menyembunyikan jendela program, dan menutup program, yaitu tombol

Minimize, Maximize/Restore, dan Close.

Menu bar berisi serangkaian perintah yang didalamnya terdapat sub-sub

perintah sesuai kategorinya. Sebagai contoh pada Gambar 2, perintah File

mempunyai sub-sub perintah yang berkaitan dengan dokumen, misalnya

membuat dokumen baru (Open), mengatur properti dokumen (Page Setup), dan

sebagainya.

Title bar

Menu bar

Toolbar

standar

Toolbar gambar

Ruler

Status bar Task pane

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

2

Gambar 2. Menu bar

Tool bar berisi tombol-tombol yang berfungsi sebagai alternatif penggunaan

perintah yang sering digunakan. Sebagai contoh, tool Open merupakan

shortcut dari perintah File > Open, atau tool Print merupakan shortcut dari

perintah File > Print.

Ruler merupakan kotak pengukuran yang diletakkan secara horizontal, yaitu di

atas dokumen, dan secara vertikal, yaitu di sebelah kiri dokumen. Ruler

berfungsi untuk mempermudah melakukan pengaturan letak halaman.

Task pane merupakan fasilitas yang berisi rangkuman perintah yang sering

digunakan dalam pengeditan dokumen. Bagian di dalam jendela Task Pane

terdiri atas 13 bagian, yaitu Getting Started, Help, Search Results, Clip Art,

Research, Clipboard, New Dokument, Shared Workspace, Document

Updates, Protect Document, Styles and Formatting, Reveal Formatting,

Mail Merge, dan XML Structures.

Status bar adalah baris horizontal yang menampilan informasi jendela dokumen

yang sedang ditampilkan, antara lain (Gambar 3):

Gambar 3. Status bar

  • Page number: menampilkan informasi halaman.
  • Sec: menampilkan section dokumen.
  • Number/number: menampilkan nomor halaman dan total halaman

berdasarkan fisik halaman di dalam dokumen. Sebagai contoh, 4/13

artinya halaman 4 dari total 13 halaman.

  • At: menampilakn jarak dari atas halaman pada titik sisip.
  • Ln: menampilkan baris dari teks tempat titik sisip diposisikan.
  • Col: menampilkan jarak dari baris kiri ke posisi titik sisip. Jarak

ditentukan dengan jumlah karakter.

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

3

Untuk mengatur jenis tampilan dokumen, pilih salah satu submenu di dalam

menu View. Beberapa tampilan tata letak yaitu:

  • Normal: memberikan tampilan sesuai format yang diterapkan pada teks.
  • Print Layout: memberikan tampilan sesuai hasil yang akan diterima

pada saat dicetak.

  • Web Layout: memberikan tampilan sesuai hasil yang ditampilkan di

dalam jendela browser.

  • Outline: memberikan tampilan sesuai heading di dalam dokumen dan

tingkatan di dalam struktur dokumen.

II. Membuat, menyimpan, menutup, dan membuka dokumen

Untuk membuat dokumen baru, dapat dilakukan dengan cara berikut:

1. Klik menu File > New sehingga muncul jendela Task Pane yang

menampilkan bagian New Document.

2. Setelah itu, pilihlah Blank Document untuk membuat dokumen. (Dapat

juga memilih salah satu dokumen template untuk membuat dokumen baru

berdasarkan template yang telah disediakan.)

Di dalam Tool Bar juga terdapat tombol New Blank Document (Gambar 4)

yang befungsi untuk membuat dokumen baru tanpa melalui jendela Task Pane.

Gambar 4. Tombol New Blank Document di Tool Bar

Sebelum memulai dokumen, sebaiknya atur properti terlebih dahulu. Pengaturan

properti mempengaruhi hasil cetakan. Pengaturan properti dapat dilakukan

dengan menggunakan perintah File > Page Setup sehingga muncul kotak dialog

Page Setup (Gambar 5). Kotak dialog ini terdiri dari tiga bagian, yaitu

Margins, Paper, dan Layout.

Gambar 5. Kotak dialog Page Setup

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

4

  • Margins: untuk menentukan batas atas (Top), kiri (Left), kanan (Right),

dan bawah (Bottom) dokumen, dan ada juga orientasi kertas. Gambar 6

menunjukkan margin halaman.

  • Paper Size: untuk menentukan ukuran kertas yang akan digunakan

dengan memilih opsinya pada menu drop-down. Jika menginginkan

unkuran kertas sendiri, dapat diisi nilainya secara langsung pada kotak

Width dan Height.

Gambar 6. Margin halaman

Secara default, satuan yang digunakan pada ruler maupun margin adalah

inchi. Untuk mengubahnya ke centimeter, klik menu Tools > Options

sehingga muncul kotak dialog Options (Gambar 7). Pilih tab General. Pada

bagian Measurements Units, gantilah satuan ke Centimeters.

Gambar 7. kotak dialog Options

TOP

RIGHT

LEFT

BOTTOM

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

5

Untuk menyimpan dokumen baru, secara default nama dokumen yang dibuat

akan berurutan, yaitu Document 1, Document 2, Document 3, dan

seterusnya. Cara untuk menyimpan dokumen adalah sebagai berikut:

1. Klik menu File > Save atau File > Save As sehingga muncul kotak

dialog Save As (Gambar 8).

Gambar 8. Kotak dialog Save As

2. Di dalam kotak dialog tersebut, lakukan pengaturan sebagai berikut:

  • Save in: tentukan lokasi folder tempat dokumen akan disimpan.
  • File name: ketikkan nama untuk identifikasi dokumen.
  • Save as type: type dokumen, gunakan default yang diberikan,

yaitu Word Document.

  • • Klik tab Save untuk menyimpan dokumen tersebut.

Untuk menyimpan dokumen lama yang telah diedit, klik menu File > Save.

Apabila dokumen tersebut hendak disimpan dengan nama yang berbeda, klik

File > Save As sehingga caranya sama seperti menyimpan dokumen baru.

Apabila dalam menyimpan dokumen, nama yang digunakan sama dengan

nama yang sudah ada di dalam folder, maka kotak konfirmasi seperti pada

Gambar 9 akan muncul.

Gambar 9. Kotak konfirmasi penyimpanan

  • Replace exiting file: menimpa file yang sudah ada dengan dokumen

baru.

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

6

  • Save change with a different name: menyimpan dokumen baru dengan

nama lain.

  • Merge into exiting file: menggabungkan perubahan yang dilakukan

kedalam file yang sudah ada.

Setelah selesai mengedit dokumen dan memastikan sudah menyimpannya,

ada beberapa cara untuk menutup dokumen, yaitu:

  • • Klik menu File > Close.
  • • Klik tombol Close Window yang terdapat di dalam Title Bar.

Dokumen yang telah disimpan dapat dibuka dengan salah satu cara berikut:

  • • Klik menu File > Open.
  • • Klik tombol Open yang terdapat di dalam Tool Bar.

Sehingga muncul kotak dialog open (Gambar 10), kemudian pilih file

dokumen yang hendak dibuka.

Gambar 10. Kotak dialog Open

III. Menuliskan dan memformat teks dan paragraf

Pengetikan teks dimulai dari titik sisip (titik iterasi). Titik sisip dapat dilihat dari

garis hitam yang berkedip di dalam halaman dokumen. Dalam mengetikkan

teks, penekanan tombol Enter pada keyboard akan membuat paragraf baru.

Untuk membuat hasil yang maksimal, maka diperlukan pemformatan karakter,

seperti menentukan jenis huruf, tipe huruf, ukuran huruf, dan lainnya.

Pemformatan karakter dapat diterapkan sebelum ataupun sesudah pengetikan.

Klik menu Format > Font untuk melakukan pemformatan sehingga muncul

kotak dialog Font seperti pada Gambar 11.

  • Font: untuk menentukan jenis huruf yang digunakan.
  • Font Style: menentukan tipe huruf, yaitu Regular (biasa), Italic (miring),

Bold (tebal), dan Bold Italic (tebal dan miring).

  • Size: menentukan ukuran huruf.
  • Font Color: menentukan warna huruf.
  • Effects: untuk membuat efek-efek yang akan diterapkan pada teks.
  • Preview: menampilkan contoh hasil pengaturan format teks.

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

7

Gambar 11. kotak dialog Font

Tabel dibawah ini memperlihatkan contoh-contoh hasil pemformatan teks dan

penggunaan efek di dalam teks.

Format Karakter Hasil Format Karakter

Regular Ini contoh teks dengan efek

Bold Ini contoh teks dengan efek

Italic Ini contoh teks dengan efek

Bold Italic Ini contoh teks dengan efek

Underline Ini contoh teks dengan efek

Bold – Italic – Underline Ini contoh teks dengan efek

Strikethrough Ini contoh teks dengan efek

Double Strikethrough Ini contoh teks dengan efek

Superscript Ini contoh teks dengan efek

Subscript Ini contoh teks dengan efek

Shadow Ini contoh teks dengan efek

Outline

Emboss IIInnniii cccooonnntttooohhh ttteeekkksss dddeeennngggaaannn eeefffeeekkk

Engrave IIInnniii cccooonnntttooohhh ttteeekkksss dddeeennngggaaannn eeefffeeekkk

Small caps INI CONTOH TEKS DENGAN EFEK

All caps INI CONTOH TEKS DENGAN EFEK

Hiden (tidak terlihat)

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

8

Selain pemformatan huruf, juga ada pengaturan paragraf. Perataan paragraf ada

empat macam, yaitu rata kiri , rata tengah , rata kanan , dan rata kiri

kanan .

Contoh penggunaan perataan paragraf:

  • Rata kiri:

Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata.

Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis,

skripsi, novel, dan sebagainya.

  • Rata tengah:

Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata.

Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis,

skripsi, novel, dan sebagainya.

  • Rata kanan:

Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata.

Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis,

skripsi, novel, dan sebagainya.

  • Rata kiri kanan (justified):

Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata.

Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis,

skripsi, novel, dan sebagainya.

Pengaturan spasi baris adalah pengaturan jarak antarbaris di dalam paragraf.

Pengaturan ini dapat dilakukan dengan tombol Line Spacing . Contoh

penggunaan Line Spacing.

  • Pengaturan spasi baris dengan nilai Single

Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata.

Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis,

skripsi, novel, dan sebagainya.

  • Pengaturan spasi baris dengan nilai Double

Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata.

Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis,

skripsi, novel, dan sebagainya.

Menyisipkan tabulasi juga sering digunakan dalam membuat dokumen. Contoh

penggunaannya dapat dilihat pada Gambar 12.

Gambar 12. Penggunaan tabulasi di dalam dokumen

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

9

Cara paling mudah dalam menggunakan tabulasi adalah dengan memposisikan

pointer pada Ruler kemudian klik pointer sehingga muncul simbol tabulasi.

Untuk menghapus tabulasi, seret simbol tabulasi keluar Ruler. Ada lima

alignment yang dapat dipilih, yaitu Left , Center , Right , Decimal

dan Bar .

IV. Mengedit teks

Pengeditan teks yang dapat dilakukan antara lain, memilih, menghapus,

menggandakan, dan sebagainya.

  • Memilih karakter, kata, baris, dan paragraf

Karakter yang terpilih akan ditandai dengan kotak hitam yang menutupinya

dan warna karakter akan berubah terang. Untuk memilih karakter yang

berurutan, posisikan pointer di belakang karakter pertama, tekan mouse,

kemudian seret ke arah karakter-karakter yang dipilih. Untuk kata-kata yang

tidak berurutan, tekan tombol Control pada keyboard sebelum berpindah ke

kata yang berikutnya. Untuk memilih satu baris, posisikan pointer di sebelah

kiri baris sehingga pointer berubah menjadi tanda anak panah, kemudian klik

hingga baris tersebut terplih. Untuk memilih satu paragraf, posisikan pointer

di atas sembarang teks di dalam paragraf, kemudian klik tiga kali maka

seluruh paragraf akan terpilih. Dan untuk memilih seluruh karakter, klik

menu Edit > Select All.

  • Menghapus karakter

Penghapusan karakter dapat menggunakan tombol Del dan Backspace pada

keyboard. Perbedaan diantara keduanya adalah:

o Apabila titik sisip berada di belakang karakter yang akan dihapus,

gunakan tombol Del pada keyboard.

o Apabila titik sisip berada di depan karakter yang dihapus, tekan

tombol Backspace pada keyboard.

  • Menggunakan perintah Copy, Cut, dan Paste

Perintah Copy dan Paste mempunyai kaitan. Perintah Copy

digunakan untuk menggandakan karakter yang terpilih untuk kemudian

menempatkannya pada posisi lain, perintah Paste adalah untuk

menempatkan hasil pengoperasian perintah tersebut ke tempat yang baru.

Perintah Cut digunakan untuk memotong karakter yang terpilih untuk

kemudian dipindahkan. Perintah Cut juga memerlukan perintah Paste untuk

menempatkan hasil ke tempat yang baru. Bedanya dengan perintah Copy

adalah perintah Cut akan menghapus karakter yang berada pada posisi

aslinya, sedangkan perintah Copy tidak menghapus karakter pada posisi asli.

Perintah Copy, Cut, dan Paste juga berlaku antar dokumen.

  • • Menggunakan perintah Undo dan Redo

Perintah Undo digunakan untuk mengembalikan aksi yang telah

dilakukan ke aksi sebelumnya. Sedangkan Redo adalah sebaliknya.

V. Menggunakan penomoran dan penandaan

Seringkali di dalam dokumen dijumpai penulisan teks dengan penomoran

(numbering) dan penandaan (bullet). Program MS Word menyediakan fasilitas

Bullet and Numbering untuk membuat variasi teks.

Perhatikan contoh penggunakan penomoran dan penandaan:

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

10

Contoh penomoran

Contoh penandaan

VI. Menggunakan tabel

Pada umumnya, penyisipan tabel ke dalam dokumen berfungsi untuk

mendukung penjelasan/uraian dokumen. Untuk membuat tabel, klik menu Table

> Insert > Table sehingga muncul kotak dialog Insert Table (Gambar 13).

Gambar 13. Kotak dialog Insert Table

  • Number of columns: untuk menentukan jumlah kolom, sebagai contoh

isikan 2.

  • Number of rows: untuk menentukan jumlah baris, sebagai contoh isikan 3.
  • AutoFit Bahavior: untuk pengaturan lebar kolom.

Teks dapat langsung diketikkan di dalam sel tabel. Hasil dari contoh akan

membuat tabel seperti dibawah ini:

Contoh teks

Produk MS Office antara lain:

1. MS Word

2. MS Excel

3. MS Power Point

Produk MS Office antara lain:

  • • MS Word
  • • MS Excel
  • • MS Power Point

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

11

Tabel dapat diatur propertinya untuk menyesuaikan tampilannya, misalnya

mengatur tampilan garis, memberi warna sel, mengatur posisi, dan lainnya.

Contoh tabel dibawah ini adalah tabel yang telah diberi variasi:

NIM Nama

23059991 Spongebob

23059992 Dora

23059993 Patrick

Variasi pada tabel tersebut dapat dibuat dengan menggunakan berbagai macam

fasilitas yang ada pada View > Tool Bars > Tables and Borders.

VII. Menyisipkan objek

  • Menyisipkan gambar

Gambar dapat disisipkan ke dalam dokumen. Gambar yang disisipkan dapat

berupa file gambar atau kumpulan gambar (clip art) yang telah disediakan

program MS Word. Untuk menyisipkannya, klik menu Insert > Picture >

Clip Art. Pada bagian Search for di Task Pane, ketikkan kata petunjuk

yang berkaitan dengan gambar, contohnya animals. Maka akan didapat hasil

gambar seperti pada contoh di bawah ini:

Untuk menyisipkan gambar, klik pada gambar yang diinginkan. Lihat contoh

penyisipan gambar kedalam dokumen.

Gambar dapat disisipkan ke dalam dokumen. Gambar yang

disisipkan dapat berupa file gambar atau kumpulan gambar (clip

art) yang telah disediakan program MS Word.

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

12

Untuk menyisipkan gambar dari file, klik menu Insert > Picture > From

File sehingga muncul kotak dialog Insert Picture (Gambar 14). Pilih

gambar yang diinginkan dari folder.

Gambar 14. Kotak dialog Insert Picture

  • Menyisipkan objek AutoShape

AutoShape adalah objek-objek dengan bentuk tertentu yang dapat disisipkan

ke dalam dokumen. Objek-objek tersebut antara lain bentuk garis, lingkaran,

persegiempat, dan lainnya. Objek-objek tersebut dapat disisipkan dengan

memilihnya pada Tool Bar Drawing (Gambar 15). Untuk menampilkan

toolbar ini, klik menu View > Toolbars > Drawing. Klik tombol

AutoShapes kemudian pilih kategori objek sesuai keinginan.

Gambar 15. Tool Bar Drawing

Contoh objek garis dengan dua mata panah di kedua sisinya (double arrow):

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

13

Dari objek-objek yang ada, dapat disisipkan teks didalamnya. Contoh

penggunaan salah satu objek dengan teks:

  • Menyisipkan simbol

Di dalam dokumen juga sering dijumpai pengguna simbol seperti ©, ®, ☺,

dan sebagainya. Cara menyisipkan simbol adalah klik menu Insert >

Symbol sehingga keluar kotak dialog Symbol (Gambar 16). Pilihlah simbol

yang hendak digunakan lalu klik Insert.

Gambar 16. kotak dialog Symbol

  • Menyisipkan diagram

Untuk membuat diagram struktur organisasi seperti contoh di bawah, klik

Insert > Picture > Organization Chart.

Untuk membuat diagram data seperti pada contoh dibawah, klik Insert >

Picture > Chart kemudian ganti nilai sesuai yang dihendaki.

Ini adalah

AutoShape callout

Ketua

Sekretaris Bendahara LitBang

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

14

Untuk mengubah tipe diagram, klik Chart > Chart Type sehingga muncul

kotak dialog Chart Type (Gambar 17). Pada kotak tersebut pilihlah tipe

diagram yang dihendaki, kemudian klik tab OK.

Gambar 17. Kotak dialog Chart Type

  • MenyisipkanWordArt

Teks yang dibuat dengan WordArt akan tampak lebih bervariasi. Salah satu

contoh penggunaan WordArt adalah di bawah ini:

Cara membuatnya adalah klik atau dapat juga klik menu Insert >

Picture > WordArt sehingga muncul WordArt Gallery (Gambar 18). Pilih

kreasi teks sesuai keinginan kemudian ketikkan teks.

Gambar 18. WordArt Gallery

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

15

  • Menyisipkan nomor halaman

Penomoran halaman dapat dibuat secara otomatis. Caranya klik menu Insert

> Page Numbers sehingga muncul kotak dialog Page Numbers (Gambar

19). Klik OK.

Gambar 19. Kotak dialog Page Numbers

  • Menyisipkan Header dan Footer

Fasilitas Header and Footer digunakan untuk membuat catatan kaki,

penomoran halaman, dan yang lainnya. Untuk masuk ke bagian ini, klik

menu View > Header and Footer sehingga tampilan dokumen akan

berpindah pada area header atau footer (Gambar 20). Hal ini diindikasikan

dengan teks dan objek di dalam dokumen terlihat redup. Ketikkan teks yang

hendak dibuat.

Gambar 20. Tampilan Header

  • Borders, Shading, dan Drop Cap

Beberapa tambahan dalam membuat dokumen tampak lebih menarik seperti

contoh dibawah ini:

MICROSOFT OFFICE 2003

icrosoft Word (MS Word) merupakan program untuk

mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis

dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan

sebagainya. Selain menulis dokumen, MS Word juga dapat digunakan

untuk bekerja dengan tabel, menulis teks dengan kreasi, menyisipkan

gambar, dll.

Untuk membuat bagian MICROSOFT OFFICE 2003 yang berwarna oranye

dengan garis ungu dibawahnya, caranya adalah dengan klik menu Format >

Borders and Shading kemudian akan muncul kotak dialog Borders and

Shading. Tab Borders untuk membuat garis pembatas, tab Page Border

untuk membuat garis pembatas pada halaman, sedangkan tab Shading

M

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

16

untuk mewarnai satu baris seperti warna oranye pada contoh. Untuk

mengganti warna huruf, klik tombol .

Huruf pertama yang ukurannya lebih besar tersebut (M), dapat dibuat

dengan klik menu Format > Drop Cap.

  • Membuat kolom

Untuk membuat kolom seperti yang terlihat pada contoh di bawah ini adalah

dengan klik menu Format > Columns.

Microsoft Word (MS

Word) merupakan

program untuk

mengolah kata.

Program ini bisa

digunakan untuk

menulis dokumen

misalnya karya tulis,

skripsi, novel, dan

sebagainya. Selain

menulis dokumen,

MS Word juga dapat

digunakan untuk

bekerja dengan tabel,

menulis teks dengan

kreasi, menyisipkan

gambar, dll.

VIII. Mencetak

Sebelum mencetak dokumen, ada baiknya jika tampilan cetak dilihat terlebih

dahulu. Hal ini dapat dilakukan dengan cara klik atau klik menu File > Print

Preview.

Jika sudah sesuai, cara untuk mencetak adalah dengan klik menu File > Print

sehingga muncul kotak dialog Print seperti pada Gambar 21. Atur properti atau

lakukan pengaturan hasil cetakan yang dihendaki jika diperlukan. Klik OK.

Gambar 21. Kotak dialog Printer

Modul Microsoft Word 2003 – Program Keahlian semester gasal 2005/2006

17

HOTKEYS YANG SERING DIGUNAKAN

Hotkeys Kegunaan

Ctrl + C Copy

Ctrl + V Paste

Ctrl + X Cut

Ctrl + B Bold

Ctrl + I Italic

Ctrl + U Underline

Ctrl + O Open

Ctrl + S Save

Ctrl + P Print

Ctrl + Z Undo

Ctrl + Y Redo

Ctrl + A Select All

Ctrl + F1 Task Pane

Posted on Juli 14, 2011, in Pengetahuan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: