Rangkaian Charger Aki / Accu

Rangkaian Charger Aki / Accu

Kali ini saya akan membahas tentang “Bagaimana cara mengecas aki?”

Charger aki ini hanya menggunakan sebuah transformator (trafo) step down 12 volt 5 ampere, kapasitor 2200 mikrofarad 25 volt (makruh hukumnya), amperemeter 5 ampere dan dua dioda 1N4007.

Berikut adalah rangkaiannya:

1. Trafo
Carilah trafo step down 12 volt, cara kerjanya adalah menurunkan tegangan PLN 220 Volt menjadi 12 volt. Trafo berfungsi sebagai penyuplai daya listrik untuk mengecas daya listrik aki. Ampere trafo disesuaikan dengan ampere aki.

AMPERE TRAFO SEBAIKNYA 10% DARI AMPERE AKI!

Jadi kalau aki berdaya 12 Volt 50 Ampere, pakailah trafo stepdown yang berdaya 12 volt 5 Ampere.
Sebenarnya bisa2 aja pake ampere yang lebih besar, emang jadi lebih cepet tu ngisi daya akinya, tapi akinya juga lebih cepet rusak.
Oiya, pengecesan dengan daya 10% lebih kecil dari aki dilakukan selama 10 JAM.

2. Dioda

Keluaran (output) trafo adalah arus AC (alternating current) atau arus bolak-balik, sedangkan aki ber arus DC (direct current) atau arus searah. Maka diperlukan komponen elektronik untuk menyearahkan arus AC tersebut, yak yaitu dioda.
Sebenernya dioda ini seperti kiprok pada kendaraan, tapi pada kendaraan dioda yang digunakan adalah dioda bridge (4 dioda), sedangkan disini cukup pake 2 buah dioda yang serinya 1N4001, atau 1N4002, atau 1N 4007 atau lainnya yang memiliki kemapuan diatas ketiga dioda yang disebutkan.

3. Amperemeter

Amperemeter atau ammeter adalah alat ukur arus listrik. Dipasang secara serial pada rangkaian kelistrikan.
Di rangkaian charger aki ini diperlukan amperemeter sebagai indikator “sudah penuh belum ya itu muatan listrik aki??”
Ketika aki belum penuh, pembacaan pada ammeter menunjukkan angka 1-3 A. Jika aki sudah penuh pembacaan ammeter mendekati angka 0 (nol). Pada saat ini, aki harus dicabut dari rangkaian charger.

4. Kapasitor

Penggunaan kapasitor dalam rangkaian charger adalah makruh hukumnya. Mengapa makruh? ya karena tidak wajib, kenapa tidak wajib? karena aki sendiri merupakan kapasitor raksasa.
Ya jadi terserah mau diaplikasikan atau tidak.
Tapi sebaiknya dipasang juga gapapa, itung2 buat perata arus, dan bisa membuat hati tenang, yah kaya jimat aja.
Pasang aja, ga mahal2 amat kok.

Selamat mencobaaa…

 

By: Farza Nurifan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: